Polsek Sebulu

Pemuda 29 Tahun Gantung Diri di Kamar Kost

Polsek Sebulu

Jasad Pemuda yang gantung diri saat berada di Puskesmas Sebulu

HUMAS RESKUKAR – Warga Jalan Sabang Blok C RT 11 Desa Sumber Kecamatan Sebulu Sari, bernama Soleman Bin Sa’an (29), ditemukan gantung diri di sebuah kamar kost-kost an, Sabtu (29/10) sekira pukul 14.00 Wita, korban ditemukan pertama kali oleh Muslimah (29), awalnya perempuan ini sedang bermain ke rumah Ade Andrian Prasetyo yang tinggal bersebelahan dengan kost-kost an korban.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan “Karena melihat pintu rumah kost-kost an korban dari pagi tidak terbuka dan terkunci dari dalam, Saudari Muslimah kemudian mengetuk pintu rumah korban untuk menyuruh makan, akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam ”, Merasa korban tidak menjawab, Muslimah kemudian meminjam kunci serep yang sering dititipkan korban kepada Ade dan bersama-sama membuka pintu kamar Soleman, Jelasnya.

Setelah pintu dibuka oleh saksi, keduanya melihat korban telah tergantung dengan sehelai selendang di pintu masuk kamar tidur,” Melihat korban tergantung, Saksi kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek sebulu. Petugas yang menerima laporan segera mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). terang AKBP Fadillah Zulkarnaen.

“Korban saat ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa, anggota selanjutnya membawa jasad korban ke puskesmas Sebulu 2 desa Sumber Sari untuk dilakukan visum luar mayat “ dari keterangan yang disampaikan secara lisan oleh petugas medis di puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Kondisi korban saat diperiksa petugas medis yakni lidah menjulur, kemaluannya mengeluarkan sperma, dan pada bagian dubur mengeluarkan kotoran,” kata AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Ditambahkan, pihak keluarga juga telah menerima dengan ikhlas atas kejadian yang menimpa korban. “Akan tetapi pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan keberatan otopsi,” demikian jelas AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Polsek Kenohan

Kapolres Kukar Kunjungi Warga Korban Banjir di Kecamatan Kenohan

Polsek Kenohan

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen saat menyerahkan bantuan berupa sembako kepada perwakilan  warga korban banjir di Kenohan

HUMAS RESKUKAR – Banjir bandang telah merendam 152 rumah di Desa Lamin Telihan dan Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sejak Selasa (25/10/2016). Hingga ketinggian air mencapai satu hingga 2 meter.

Rombongan Polres Kukar yang dipimpin Kapolres AKBP Fadillah Zulkarnaen serta didampingi Kabag Ops AKP Andin Wisnu Sudibyo, Kasat Sabhara AKP Gede Prasetia Adi, Kasat Binmas AKP Eko Achnanto berkesempatan untuk mengunjungi warga Desa Lamin Pulut dan Lamin Telihan, Rabu (26/10/2016) pukul 20.00 wita.

Kedatangan Kapolres ini disambut langsung Pj Camat Kenohan Lukman Budiono, Kapolsek Kenohan IPTU Marjudi, Danramil Kenohan Kapten Inf Agus, Kades Lamin Telihan Imanuel dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Lamin Pulut Ilmansyah.

Dalam tatap muka dengan perwakilan kedua desa, Fadillah Zulkarnaen menawarkan bantuan Kapolres dan Tim SAR Polres Kukar. untuk sementara, mereka belum memerlukan perahu karet mengingat warga korban banjir ini rata-rata punya perahu ces sendiri. warga hanya mengeluhkan pasokan sembako yang mulai menipis. Warga korban banjir juga mulai terserang gatal-gatal.

Fadillah Zulkarnaen meminta camat dan unsur muspika segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar keluhan warga cepat ditangani.

Ia mengimbau kepada warga agar cepat mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ketinggian air terus naik, kemudian sebelum meninggalkan Kenohan, Fadillah Zulkarnaen menyerahkan bantuan berupa sembako secara simbolis kepada masing-masing perwakilan warga kedua desa.

Gelar Pasukan

Antisipasi Kontijensi Polres Kukar Gelar Apel Gabungan Dengan Instansi Terkait

Gelar Pasukan

Apel Gelar Pasukan dihalaman Mapolres Kukar

HUMAS RESKUKAR – Kepala Kepolisian Resor Kutai Kartanegara AKBP Fadillah Zulkarnaen memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan menghadapi Kontinjensi Tahun 2016, di halaman Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar), pagi Rabu (26/10/2016).

Dalam apel gelar pasukan tersebut, Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan “ Pelaksanaan Gelar Pasukan kali ini diharapkan benar-benar mampu mempersiapkan diri secara maksimal dengan seluruh sumber daya yang dimiliki baik personel maupun sarana dan prasarana, untuk berperan secara aktif dalam rangka antisipasi Konflik Sosial yang dapat terjadi sewaktu-waktu”. ujarnya

Pelaksanaan Apel Gelar tersebut dihadiri oleh Dandim 0906 Tenggarong Letkol Kav Ari Pramana Sakti, Kabag Ops AKP Andin Wisnu Sudibyo, Kabag Ren Kompol M. Gufron, Kabag Sumda Kompol Winarto, Para Kasat, Perwira serta diikuti Satu Pleton dari Kodim 0906 Tenggarong, Satu Pleton Sat Pol PP Kab. Kukar dan seluruh anggota Polres Kukar.(Dik25)

Polsek Kenohan

Kapolsek Kenohan bersama Unsur Muspika Tinjau Lokasi Banjir

Polsek Kenohan

Kapolsek Kenohan IPTU Marjudi saat tinjau Lokasi Banjir di Desa Lamin Telihan dan Lamin Pulut

HUMAS RESKUKAR – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang mana berdampak sebagian wilayah Kabupaten Kukar terendam banjir, Sebanyak 152 rumah di Desa Lamin Telihan dan Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar). Bahkan puluhan rumah diantaranya tenggelam akibat meluapnya sungai kenohan.

Banjir yang terjadi sejak Minggu (23/10/2016) diduga banjir kiriman dari wilayah hulu. Sebab sebelumnya, Kecamatan Tabang dan Kecamatan Kembang Janggut juga terendam oleh banjir meski kini sudah surut.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Kenohan, IPTU Marjudi mengatakan, banjir ini masih terjadi hingga hingga Selasa (25/10/2016) sore kemarin. “Sebagian titik banjir sudah surut, tapi rumah-rumah yang didekat sungai masih terendam banjir,” katanya.

IPTU Marjudi menambahkan “ Berdasarkan dari informasi yang diperoleh, di Desa Lamin Telihan sekitar 140 rumah terendam dengan jumlah KK sekitar 145 dan jumlah jiwa 706 jiwa. Ketinggian air di Desa Lamin Telihan sekitar 2-4 meter.

Sedangkan di Desa Lamin Pulut jumlah rumah yang terendam hanya 12 rumah. Jumlah KK-nya mencapai 14 dengan 43 jiwa. Ketinggian air di Lamin Pulut sekitar 1 sampai 2 meter. “Sekarang seluruh korban ada yang mengungsi kedaratan lebih tinggi, tapi ada juga tetap bertahan karena rumahnya dua lantai dan hingga kini untuk para warga yang rumahnya terendam belum mendapatkan bantuan apapun dari pihak Pemerintah maupun Swasta ,” bebernya.

Tidak hanya terendam, kata dia, puluhan rumah yang berada dipinggir sungai juga tenggelam dan hanya menyisakan bagian atap rumah. “Informasi dari warga, ini banjir tahun ini terparah selama ini, dulu-dulu nggak separah ini, namun kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam banjir ini,” ungkapnya.

Polsek Loa Janan

Mobil Kalapas Nunukan Mengalami Kecelakaan

Polsek Loa Janan

Petugas Polsek Loa Janan beserta warga mengevakuasi salah satu mobil yang terlibat laka lantas

HUMAS RESKUKAR – Kecelakan Lalu Lintas kembali terjadi tepatnya di Jalan Sukarno Hatta, kilometer 6, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Mobil KIA Rio KT 305 NH yang dikendarai Kalapas Nunukan R Nurwulanhadi Prakoso bertabrakan dengan mobil Bus Hino KT 7062 B milik Pemkot Samarinda Akibat tabrakan yang terjadi Selasa (25/10/2016) sekitar pukul 08.30 Wita, R Nurwulanhadi Prakoso mengalami patah tulang kaki sebelah kanan. Ia pun kemudian dilarikan ke RS Abdul Moeis Samarinda Seberang untuk mendapat Pertolongan.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan “ Kecelakaan ini  bermula saat R Nurwulanhadi Prakoso mengendarai mobil pribadinya melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda dengan kecepatan tinggi. Namun sesampainya di Tempat Kejadia Perkara (TKP), mobil tersebut mengambil jalur sebelah kanan atau jalur berlawanan, yang mana kecelakaan ini mengakibatkan kedua kendaraan mengalami rusak berat bagian depan.

Dari arah sebaliknya, muncullah mobil Bus Hino KT 7062 B plat dasar merah milik Pemkot Samarinda yang dikemudikan Sayid Muksin (65) warga Jalan  S Parman 1, RT 01, Kelurahan Gunung Kalua, Kota Samarinda.

“Kami tidak tahu apakah mobil KIA tersebut tergelincir karena jalan licin atau memang melambung dan mengambil jalur berlawanan, namun karena jarak terlalu dekat maka terjadilah tabrakan,” ungkapnya.

Akibat tabrakan ini, kerugian pun ditaksir mencapai Rp  40 juta. Hanya saja, kasus ini tidak berlanjut karena kedua pihak berdamai dan menyelesaikan masalah ini diluar jalur hukum atau secara kekeluargaan, ucap AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Pelaku Cabul

Bocah SD Disetubuhi Kakek, Pelaku Tak Berkutik Saat Diringkus Polisi

Pelaku Cabul

Pelaku saat mendekam dadalam sel tahanan Polsek Sebulu

HUMAS RESKUKAR – Seorang bocah kelas lima SD sebut saja mawar (nama samaran) diperkosa seorang pedagang pentol keliling sebanyak lima kali. Bocah 13 tahun itu disekap di dalam sebuah rumah kosong di kawasan Desa Sebulu Ilir, RT 15, Kecamatan Sebulu Kukar. Kasus tersebut terungkap setelah pada ‎Kamis (20/10) sekitar pukul12.00 Wita, seorang warga setempat memergoki pelaku dan korban berada di rumah kosong.‎

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen mengatakan “ terungkapnya kasus asusila ini bermula pada Kamis (22/10) sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu korban hendak pulang usai bermain dengan dengan temanya. Di tengah perjalan korban berpapasan dengan pelaku yang berjualan pentol. Pelaku mengajak korban ke sebuah rumah kosong dan memasukan korban ke dalam kamar mandi. Pelaku menyuruh korban membuka pakainya, lantaran takut korban menurut saja. Namun beberapa saat kemudian seorang warga datang sehingga pelaku kembali menyuruh korban mengenakan pakaianya,”Rumah kosong itu di tepi sungai, saat itu kebetulan ada warga hendak memancing dan melihat korban bersama pelaku,”ujar AKBP Fadillah Zulkarnaen

Warga yang menaruh curiga rupanya melapor ke pihak sekolah korban. Puncaknya pada Jumat (21/10) saat korban turun sekolah. Guru kelas korban bertanya tentang laporan warga tersebut. Korban yang terdesak akhirnya mengaku kepada gurunya, bahwa telah disetubuhi pelaku sebanyak lima kali. Mendengar pengakuan itu, sang guru berkoordinasi dengan pihak keluarga korban,”Sabtu (22/10) korban bersama tantenya melaporkan pelaku ke Mapolsek Sebulu dan dihari yang sama pelaku berhasil ditangkap,”pungkas AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Pelaku yang bernama  Habin Hamja (52) warga Desa Sebulu Ilir. Kini pelaku telah menjalani penahanan dan akan dijerat Pasal 76 Huruf e Junto Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2003, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,”Pelaku sudah diamankan, begitu polisi mendapat laporan resmi dari keluarga korban,”tegas AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Narkoba

Terhadap Anggota Dewan Kukar, Polres Kukar Lakukan Tes Urin

Narkoba

Kasat Resnarkoba Polres Kukar AKP Syakir Arman, SH

HUMAS RESKUKAR – ‎Kepala Kepolisian Resor Kutai Kartanegara AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kepala Satuan Resnarkoba Polres Kukar AKP Syakir Arman mengatakan dalam tes urin yang beberapa waktu lalu digelar di DPRD Kukar baru diikuti 35 anggota dewan dan 185 staf sekertariat DPRD Kukar. Hal itu karena keterbatasan waktu yang tersedia serta dan diperparah aksi sejumlah staf yang berusaha menghindari tes urin dengan melompat jendela, “Jadi begitu kita masuk digedung utama, pintu langsung kita kunci dijaga anggota, ada yang minta izin mau jemput anak tetap kita larang, namun ternyata ada beberapa yang keluar lewat jendela, itu menurut laporan anggota saya yang jaga pintu,”terang Syakir Arman

Disisi lain, Syakir Arman tak menyangkal ada sejumlah hal yang gagal diantisipasi timnya. Saat memasuki ruang tes urin, Syakir Arman mengaku kaget lantaran jumlah staf DPRD yang sangat banyak. Sementara personil kepolisian yang dilibatkan hanya belasan orang. ‎Sementara para anggota DPRD Kukar justru berada di ruang atas untuk paripurna. Tidak sebandingnya jumlah personil yang dilibatkan dengan jumlah ratusan staf Sekwan yang menjalani tes urin menjadi celah sejumlah orang untuk menghindar,”Saya menyadari ada kekeliruan, saya sendiri begitu melihat jumlah staf yang begitu banyak, saya sadar ada yang kurang,”tuturnya

Disisi lain, Syakir Arman mengungkapkan, dari 44 anggota dewan Kukar ternyata baru 35 yang telah menjalani tes urin. Sembilan orang lainya sempat dijawalkan akan tes urin pada sore hari usai tes urin pertama. Namun setelah petugas menunggu hingga sore, sembilan anggota dewan tersebut tak kunjung muncul. Belakangan pihak BNK mendapat kabar dari staf dewan yang mengabarkan bahwa tes urin kepada sembilan anggota dewan tersebut akan dijadwalkan ulang,”Saya sih maunya harus diteruskan nama yang belum dites harus di tes urin, malahan ada yang berharap tes urin kemarin diulang, tapi sampai sekarang belum ada permintaan lagi dari pihak dewan, tes urin kepada kesembilan anggota dewan itu juga belum ada kejelasan hingga kini,”tuturnya

Sekadar diketahui, rencana tes urin kepada seluruh anggota dewan dipicu Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring anggota DPRD Kukar Robet Siburian saat menggelar pesta narkoba di kawasan Samarinda. Saat pemeriksaan Robet menyebutkan sejumlah nama anggota DPRD Kukar aktif yang disebutnya kerap mengkonsumsi narkoba.

Polsek Muara Kaman

Hamili Gadis 17 Tahun, Mahasiswa Diamankan Polisi

Polsek Muara Kaman

Pelaku saat diamankan oleh petugas Polsek Muara Kaman

HUMAS RESKUKAR – Diduga menyetubuhi gadis di bawah umur, seorang mahasiswa universitas ternama di Kaltim bernama Bobby Mateus (19) warga Desa Bunga Jadi, Kecamatan Muara Kaman dijebloskan ke sel tahanan Polsek Muara Kaman pada Kamis (20/10)lalu. Boby dilaporkan keluarga korban ke polisi lantaran menolak menikahi korban dan membujuk korban untuk menggugurkan kandunganya.

Menurut pengakuan korban berinisial FF, pelaku menyetubuhinya pada 10 Juli 2016 lalu. Saat itu korban masih berusia 17 tahun 3 bulan alias asih tergolong anak di bawah umur. Kejadian bermula ketika korban dan dua rekan yang sama-sama tinggal di Kecamatan Sebulu pergi berlibur ke Samarinda. Namun ketiganya kemalaman saat hendak pulang,”Korban dan teman-temanya kemalaman saat mau pulang ke Sebulu,”terang Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen

Seorang rekan korban bernama Titik yang sudah lebih dulu mengenal pelaku, menghubungi pelaku untuk menumpang menginap di kost an pelaku di Jalan M Yamin. Namun saat tengah malam, pelaku mengajak korban tidur di dalam kamar, saat itulah pelaku membujuk korban agar mau berhubungan badan. Dua minggu usai kejadian tersebut korban ternyata hamil. Mengetahui hal itu, pelaku justru meminta korban menggugurkan kandunganya,”Korban sempat diminta datang ke rumah pelaku untuk menggugurkan kandunganya menggunakan pil yang dibawa pelaku, namun di rumah korban kembali diajak berhubungan intim,”ujar AKBP Fadillah Zulkaenaen.

Korban yang menolak menggugurkan kandunganya akhirnya mengadu ke orang tuanya. Setelah didesak, pelaku perjanji menikahi korban. Namun hingga usia kandungan korban mencapai tiga bulan, pernikahan tak kunjung dilakukan. Orang tua korban akhirnya melaporkan pelaku ke Polisi,”Pelaku sudah menjalani penahanan dan akan dijerat pasal ‎81 ayat(2) jo psl 76D UU No.35 thn 2004 ttg perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,”tegas Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Sat Sabhara

Polres Kukar Perkenalkan Alat Khusus Berupa Rantis SAR

Sat Sabhara

Bripka Agus Yuono dihadapan Personil Polres Kukar menjelaskan cara mengoperasikan dan peralatan yang terdapat di Rantis SAR

HUMAS RESKUKAR – Satuan Sabhara Polres Kutai Kartanegara memperkenalkan Alat Khusus baru berupa Kendaraan Taktis  SAR ( Search and Rescue ), setelah pelaksanaan apel pagi dengan disaksikan langsung Waka Polres Kukar Kompol Andre Anas, Para Kabag, Kasat, Perwira dan seluruh Personil Polres Kukar dihalaman belakang Mapolres Kukar, Kamis (20/10), sekaligus mengecek peralatan dalam rangka memastikan kesiapan Polres  Kukar dalam menghadapi kontijensi bencana apabila sewaktu-waktu terjadi di wilayahnya.

Dihadapan seluruh personil Polres Kukar yang menyaksikan PS Kasubnit Dalmas Sat Sabhara Polres Kukar Bripka Agus Yuono menjelaskan langsung cara mengoperasikan dan apa saja peralatan yang terdapat dalam kendaraan Rantis SAR tersebut seperti Baju Pelampung, Chain Shaw, sepatu Tahan Api, Baju Tahan Api, Sarung Medis, Tabung Oksigen, Perahu Karet, Tandu Lipat serta Peralatan Selam.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Waka Polres Kukar Kompol Andre Anas mengatakan “ Alsus berupa Rantis SAR yang baru kita dapat dari Polda Kaltim, sengaja diperkenalkan   dengan harapan semoga untuk seluruh anggota Polres Kukar dapat memahami dan bisa mengoperasikan suatu ketika dibutuhkan, karena untuk anggota yang saat ini berdinas seperti di Satuan Reskrim, Satuan Lalu Lintas dan Satuan Intel tidak selamanya akan berdinas disana kemungkinan kelak bisa berdinas juga di Satuan Sabhara, ungkap Kompol Andre Anas.

Ia menambahkan “ selain Alsus Rantis SAR yang berfungi mengangkat benda yang berat seperti mobil atau menggeser pohon yang besar yang tidak bisa dipindahkan oleh manusia, Polres Kukar juga mendapat peralatan Security Barrier atau gulungan kawat berduri yang biasa digunakan sebagai penghalang massa, yang mana Satuan Sabhara adalah Garda terdepan di Polres Kukar untuk menghadapi penanggulangan bencana seperti Banjir, Bencana alam, Kebakaran, dan suatu bencana tertentu yang memerlukan kehadiran polisi di tengah masyarakat, harap Kompol Andre Anas (Dik25)

Sat Sabhara

Kendaraan Taktis SAR ( Search and Rescue )

Polsek Tabang

Giliran Lahan Di Tabang Dan Muara Wis Terbakar

Polsek Tabang

Petugas Polsek Tabang saat tiba dilahan yang terbakar Desa Buloq Sen Kec. Tabang

HUMAS RESKUKAR – Kebakaran lahan di wilayah Kutai Kartanegara terus terjadi, kini giliran kebakaran lahan terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Tabang seluas 8 Hekatar dan Kecamatan Muara Wis luas sekitar 35×37 Meter, Rabu (19/10/16) lalu.

Berdasarkan titik hotspot yang berada di wilayah Kecamatan Tabang ada sebanyak 6 titik hotspot, diantaranya di Desa Umaq Dian sebanyak 4 titik api yang di perkirakan kurang lebih 5 Hektar lahan belukar dan di Desa Buloq Sen ada sebanyak 2 titik api yang di perkirakan kurang lebih seluas 3 Hektar lahan yang terbakar.

“Dengan 6 personil Polsek Tabang dan 1 Personil Koramil, Api pun dapat di padamkan pada pukul 16.00 Wita dengan mempergunakan alat tradisional berupa daun daunan.” Ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen menambahkan “ pada Kamis (20/10/16) pagi, Anggota Polsek Muara Wis bersama Anggota Koramil Kota Bangun mengecek titik hotspot yang terletak di Desa Muara Wis Seberang, yang jaraknya 4 Km dari Kantor Camat Muara Wis.

Lahan tersebut terletak dipinggir sungai Mahakam, api dipekirakan membakar lahan seluas 35×37 M. “Api diperkirakan berasal dari orang yang mencari ikan sambil bakar rumput untuk mengusir nyamuk dan untuk saat ini api sudah padam dikarenakan tadi malam turun hujan.” Ujar AKBP Fadillah Zulkarnaen.

Dalam Pengecekan Lokasi Titik Hotspot tersebut Kapolsek Muara Wis bersama Kanit Pulbaket dan 1 Orang Warga Masyarakat, tidak ditemukan orang di lokasi Titik Hotspot tersebut dan Giat pengecekan pun selesai pukul 12.55 Wita.