Pengedar Narkoba Terciduk, Polsek Tabang Amankan 25 Poket Sabu Dibawah Karpet

HUMAS RESKUKAR – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tabang berhasil mengamankan satu pengedar narkoba jenis sabu berinisial Hm (35) warga Desa Sidomulyo RT 05, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dia ditangkap dirumahnya yang terletak di Desa Muara Kebaq RT 01, Tabang, Rabu (24/4/2019) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tabang Iptu Mansur mengatakan, dari tangan Hm, pihaknya berhasil mengamankan 25 poket sabu berbagai ukuran.

“ Ada 4 poket berukuran sedang seberap 2,10 gram, kemudian 14 poket ukuran sedang seberat 1,62 gram dan 7 poket ukuran kecil seberat 0,43 gram. Jadi total 25 poket sekitar 4,16 gram,” terang Mansur kepada harian ini, Kamis (25/4/2019) pagi.

Tak hanya itu, tambah Mansur, pihaknya juga mengamankan uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 5 juta, dua buah plastik klip, dua buah takaran dari selang dan satu unit handphone.

“ Saat ini semua barang bukti beserta pelaku sudah kami amankan di kantor Polsek Tabang,” ucapnya.

Terungkapnya kasus ini berkat adanya informasi dari masyarakat bahwa di Desa Muara Kebaq kerap terjadi transaksi narkoba. Usai mendapatkan info tersebut, Kapolsek memerintahkan Unit Opsnal Polsek Tabang untuk melakukan penyelidikan dilapangan.

“ Hasilnya, anggota mengantongi identitas pelaku (Hm,Red) beserta rumahnya,” kata Mansur.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung melakukan penggerebekan dirumah Hm. Ketika itu petugas melihat Hm usai mengkonsumsi narkoba.

“ Jadi waktu diamankan, pelaku masih dalam pengaruh habis pakai narkoba,” jelas Kapolsek, lagi.

Usai diamankan, petugas lalu melakukan penggeledahan. Saat itu, petugas berhasil menemukan 25 poket sabu siap edar dibawah karpet yang berada di kamar tidur Hm. Selanjutnya, Hm beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Tabang.

“ Kasus ini masih kami kembangkan dilapangan, semoga pelaku lainnya berhasil diamankan. Akibat perbuatannya, pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Pasal 112 ayat ( 1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − 1 =