Polres Kukar Libatkan Ormas, Tomas, Toga Dan Toda Dalam Giat Focus Group Discussion (Fgd)

HUMAS RES KUKAR –
Bertempat di Ruang Catur Prasetya ,Satuan Binmas Polres Kukar  telah melaksanakan giat Focus Group Discussion (FGD) degan tema “Wawasan Kebangsaan guna Menciptakan Situasi Aman dan Kpndusif Pasca Pemilu 2019″. Kemarin ( 09/05/19) 16.30 Wita.

Hadir dalam giat tsb adalah :
1. AKP H. Fahruraji selaku Kasat Binmas Polres Kukar.
2. AKP Urip Widodo selaku Kasubbag Humas Polres Kukar.
3. Iptu Sriyanto selaku KBO Sat Bimmas Polres Kukar.
4. Iptu Warsidi selaku Paur Humas Polres Kukar
5. Iptu Darnuji selaku KBO Sat Narkoba Polres Kukar.
6. Ustad Drs. Iriyanto, M. Si selaku Pengurus MUI Kukar (pemberi materi).
7. Ustad Abu Ali selaku Ketua Ponpes Darul Fallah.
8. Para Kanit Sat Binmas. Polres Kukar.
9. Undangan Lintas Agama :
– Senkom Mitra Polri Kukar.
– MUI Kukar ,FKUB Kukar, LDII, PMII,HMI, NU

10. Toga dan Tomas
Dengan jumlah yang hadir kurang lebih 68 orang.

Dalam sambutanya Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, S.IK., M.Si. yang di bacakan oleh Kasat Binmas Polres Kukar AKP H. Fahruraji, menyampaikan terimakasih kepada para peserta diskusi yaitu dalam kesempatan yang baik untuk bertatap muka di Forum yang kita banggakan yaitu Focus Group Discussion ( FGD ) Polres Kukar guna membahas mengenai situasi Kamtibmas Pasca Pemilihan Umum  agar peserta dikusi berwawasan Kebangsaan dan manjadi Patriotik bangsa.

Forum Grup Discussion ini sangat penting kita laksanakan demi menjaga NKRI dari upaya-upaya para kelompok dan oknum yang berupaya memecah belah persatuan bangsa.

Ustad Drs. Iriyanto, M. Si selaku Pengurus MUI Kukar sebagai pemberi materi menyampaikan bahwa Nilai Dasar Wawasan Kebangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi yang bersifat mendasar dan fundamental, yaitu:
(1). Penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa;
(2). Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merkeka, dan bersatu;
(3). Cinta akan tanah air dan bangsa;
(4). Demokrasi atau kedaulatan rakyat;
(5). Kesetiakawanan sosial;
(6). Masyarakat adil-makmur.

Setelah disampaikan materi dlm giat tesebut dilaksanakan tanya jawab antara pemberi materi degan peserta diskusi yang hadir.  Sebagai kesimpulan diskusi disampaikan oleh Ustadz Iriyanto  bahwa NKRI harga mati dan Pancasila adalah sudah Final ” pungkasnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =