Ketua Jaringan Kyai Santri Nasional Kabupaten Kukar Rois Sulanam Mengajak Masyarakat Di Kukar Untuk Tidak Terprovokasi Dengan Aksi Kerusuhan

HUMAS RESKUKAR – Pada momen Hari Raya Idul Fitri 2019 kali ini yang datang tak lama setelah genderang Pemilu 2019 usai, menjadi refleksi bagi semua pihak untuk kembali merenung dan memahami makna menjadi bangsa Indonesia.

Ajakan untuk kembali merajut persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI menjadi salah satu alasan setelah berbagai aksi kerusuhan yang mewarnai proses demokrasi di negeri ini. Berbagai tokoh mulai dari tingkat nasional hingga daerah angkat bicara dan menolak aksi kerusuhan demi damainya NKRI.

Salah satu Ketua Jaringan Kyai Santri Nasional Kabupaten Kukar Rois Sulanam mengajak masyarakat di Kabupaten Kukar untuk tidak mudah terprovokasi dengan aksi kerusuhan karena bisa merusak persatuan Indonesia.

“Menolak dengan keras adanya upaya untuk memecah belah Bangsa dan menolak dengan keras adanya upaya untuk mengadu domba dan upaya kerusuhan- kerusuhan yang akan terjadi di Kutai Kartanegara” ujar ketua JKSN tersebut, Selasa (11/6/2019) sore.

Dirinya juga berpesan untuk bersama-sama kita ciptakan persatuan dan kesatuan kita dengan baik dan terus kita jalankan silaturahmi dengan kita teguhkan semboyan NKRI harga mati.

” Mari kita ciptakan persatuan dan kesatuan kita dengan baik, silaturahmi selalu kita jalankan dan mari kita teguhkan dengan semboyan NKRI harga mati”, tutup Rois.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 7 =