Polsek Muara Kaman Amankan Seorang Ayah Hamili Anak Tiri

Kukar – Ayah tiri bejat gauli anak yang masih dibawah umur samapai hamil, kejadian tragis ini dialami oleh MD, Pelajar, alamat Desa Benua Puhun Kec. Muara Kaman Kab. Kukar. Sabtu ( 27/07/2019)

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Muara Kaman Akp Toko Maju Panjaitan membenarkan bahwa pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 sekitar pukul 09.00 wita telah datang ke Polsek Muara Kaman yang melaporkan bahwa pada hari dan bulannya lupa tahun 2014 sekitar jam 24.00 wita telah terjadi persetubuhan dibawah umur yang diduga dilakukan oleh AJS terhadap anak tirinya yang saat itu berusia 14 tahun yang di lakukan di kamar mandi di rumahnya di Desa Benua Puhun Kec. Muara Kaman Kab. Kukar peristiwa tersebut dilakukan berulang kali yang terakhir dilakukan pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2019 sekitar jam 24.00 wita di Kamar Tidur korban di Desa Benua Puhun Kec. Muara Kaman Kab. Kukar ( rumah tempat tinggal korban bersama keluarga)

Akibat perbuatan ayah tirinya tersebut saat ini korban mengandung dengan usia kandungan sekitar 5 bulan. Awal kejadian pada malam hari saat korban tidur sendirian dibangunin ayah tirinya yaitu sdr. AJS kemudian di ajak ke kamar mandi dan berkata nanti kamu bapak belikan boneka tapi kamu harus main dengan bapak yang pada waktu itu korban karena masih kecil belum tahu maksudnya kemudian AJS melepaskan daster yang dipakainya kemudian celana pendek dan celana dalamnya dan dihadapkan ke tembok hingga terjadi persetubuhan dan persetubuhan berikutnya dilakukan di kamar korban berulang ulang hingga tahun 2019.

Setiap terlapor menyetubuhi korban dilaksanakan didalam kamar tidur korban dan setelah melakukan terlapor kembali kekamar tidur bersama isterinya (ibu kandung korban) dan
Apabila korban menolak permintaan terlapor utk disetubuhi, terlapor akan marah dan tidak menegor serta tidak memberikan uang jajan untuk sekolah.

Kemudian atas kejadian tersebut Pelapor (Ibu kandung Korban) merasa keberatan dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Muara Kaman untuk proses lebih lanjut.
dengan barang bukti :
– 1 (satu) lembar celana dalam warna coklat (milik korban).
– 1 (satu) lembar baju warna oranye (milik korban).
– 1 (satu) lembar celana pendek warna Pink (milik korban).
– 1 (satu) buah kasur warna merah
– 1 (satu) buah kasur warna ungu.

Atas kejadian tersebut tersangka di jerat dengan pasal 76 D No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak Jo Pasal 81ayat ( 2 ) UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang Undang jo Psl 294 KUHP ” Ujar Kapolsek.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 6 =