Polsek Muara Kaman Evakuasi Penemuan Mayat Gantung Diri Di Areal Perkebunan Kelapa Sawit

Kukar – Pada hari Jumat tanggal 23 Februari 2024 Pukul 07.200 wita telah ditemukan peristiwa seseorang Karyawan Pemanen PT. Maju Kalimantan Hadapan Gantung diri dipohon kelapa Sawit.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Heri Rusyaman melalui Kapolsek Muara Kaman Iptu Larto mengatakan lokasi itu tepat di Blok L38 Estate Central 3 PT. Maju Kalimantan Hadapan Desa Puan Cepak Kec. Muara Kaman.

Korban berusia 28 tahun itu merupakan Karyawan Panen PT. Maju Kalimantan Hadapan, alamat Dusun Pasir Putih RT. 7 Desa Sabintulung.

Peristiwa ini diketahui saat saksi yang merupakan rekan kerja korban berangkat ke lokasi kerja melintas di TKP dan melihat jenazah korban tergantung dipohon Kelapa Sawit.

“Para saksi yang kaget mengetahui peristiwa itu langsung kembali ke mess dan menginformasikan temuan tersebut kepada manajeman,” terang Kapolsek.

Menurut keterangan saksi, korban merasa malu dengan adanya permasalahan  penyebaran Video korban sedang tidur dan Video sedang memasak sayur brondolan yang dikirim ke group Facebook.

Korban sempat berkeinginan mendatangin teman yang merekam Video tersebut di Central 2 dengan membawa parang, padahal Korban sendiri tidak pernah melihat video dimaksud, namun saksi dapat meredam dengan memberikan nasehat.

Lanjutnya, Korban juga menyampaikan bahwa ingin berhenti bekerja dan ingin ke Malaysia menemui Ibunya.

Sedangkan dari keterangan tetangga Korban bahwa pada pukul 22.00 wita korban sempat meminjam senter dengan alasan ingin memancing. Alih-alih memancing, korban melakukan gantung diri di areal perkebunan kelapa sawit.

Hasil pengecekan dirumah korban ditemukan 1 (satu) buah parang  yang digunakan korban untuk memotong tali jemuran miliknya yang berada di mess yang digunakan untuk gantung diri,

Untuk diketahui, hasil pemeriksaan luar oleh Tim Medis PT. Maju Kalimantan Hadapan tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan, baik luka atau apapun.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + eight =