Polsek Samboja Lakukan Monitoring Kunjungan Tim The World Bank di Yayasan BOSF

KUKAR – Polsek Samboja melakukan monitoring dalam rangkaian kunjungan The World Bank ke Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Samboja Lestari, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Pertukaran Pengetahuan & Kemitraan untuk Mengurangi Deforestasi & Mendorong Konservasi 2024.

Rombongan terdiri dari berbagai perwakilan internasional, termasuk Ligia Nara Vendramin dari Brazil, Eduardo Taveira dari Amazonia Brazil, serta perwakilan dari The World Bank dan beberapa negara lain.

Kapolsek Samboja Iptu Sutomo mengatakan Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya global untuk mendukung konservasi hutan dan lingkungan hidup.

Dalam presentasinya, Paulina Laurensia Ela, kepala Komunikasi BOSF, menjelaskan mengenai peran dan kontribusi yayasan dalam konservasi lingkungan. BOSF, yang 100 persen merupakan LSM Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta masyarakat setempat untuk melestarikan orangutan dan habitatnya.

Paulina menyoroti bahwa BOSF memiliki dua pusat rehabilitasi medis untuk orangutan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Sejak tahun 2012, sekitar 500 orang utan telah dilepasliarkan di Kalimantan Timur, dengan 31 bayi orangutan lahir di alam liar. BOSF juga melindungi 74 beruang madu di Suaka Samboja Lestari.

Selain itu, BOSF juga berperan dalam mendukung penelitian dan pendidikan lingkungan, menggunakan energi ramah lingkungan dengan solar panel, serta berkontribusi pada pengembangan hutan dan penyediaan air bersih untuk Ibu Kota Negara (IKN) yang diharapkan menjadi kota hijau ramah lingkungan.

“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan aman hingga usai,” tutur Kapolsek.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × one =